Breaking News

Jumat, 30 Januari 2015

contoh kata penghubung


Kata penghubung atau disebut juga konjungsi merupakan kata yang menghubungkan antara kata, frasa, atau kalimat. Kali ini Admin bahas konjungsi koordinatif, subordinatif, dan korelatif.

1. Konjungsi Koordinatif
Konjungsi koordinatif merupakan kata penghubung untuk menghubungkan dua atau lebih unsur kalimat yang setara kedudukannya.

Contoh Konjungsi Koordinatif
penambahan: dan
pendampingan: serta
pemilihan: atau
perlawanan: sedangkan, padahal
pertentangan: tetapi, namun

Contoh Kalimat Menggunakan Konjungsi Koordinatif
1. Dedi dan Dodi sedang belajar bersama.
2. Angga serta adiknya rela bekerja untuk membantu ibunya.
3. Yudi bingung mau makan bakso atau soto.
4. Riswanto ingin membeli motor, sedangkan uangnya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
5. Adi ingin bermain ke rumah temannya, tetapi ibunya melarang.

2. Konjungsi Subordinatif
Konjungsi subordinatif merupakan kata penghubung untuk menghubungkan untuk menghubungkan dua unsur kalimat yang kedudukannya tidak setara.

Contoh Konjungsi Subordinatif
tujuan: supaya, agar, biar
syarat: bila, jika, kalau, jikalau
waktu: sejak, ketika, saat, semenjak, sewaktu, selama, sesudah, setelah, sebelum, sampai, hingga
pengandaian: seandainya, seumpama, andaikan, umpamanya, sekiranya
alat: dengan, tanpa
hasil: sehingga, sampai, maka
sebab: karena, sebab, oleh karena, oleh sebab
pembandingan: ibarat, seperti, seolah-olah, seakan-akan, daripada, sebagaimana, alih-alih, laksana, dibandingkan
konsesif: biarpun, walaupun, kendati, sungguhpun, sekalipun
atributif: yang
komplementasi: bahwa
cara: dengan, tanpa
perbandingan: sama … dengan, lebih … dari(pada)

Contoh Kalimat Menggunakan Konjungsi Subordinatif
1. Nia tidak ingin bangun terlambat agar tidak terlambat datang ke sekolah.
2. Reyhan sudah menjadi guru selama 10 tahun.
3. Ia tidak mau menuruti nasihat ibunya sehingga membuat ibunya marah.
4. Anita lebih baik menuruti nasihat ibunya daripada menuruti kata-kata teman-temannya.
5. Amir ingin memberi modal usaha kepada Riyadi karena ia ingin membalas budi kepadanya.

3. Konjungsi Korelatif
Konjungsi korelatif merupakan kata penghubung berupa kata yang berpasangan untuk menghubungkan dua unsur kalimat yang kedudukannya setara.

Contoh Konjungsi Korelatif
tidak hanya …, tetapi juga
baik … maupun
jangankan …, … pun
entah … entah
bukan hanya …, melainkan juga
apa(kah) … atau
sedemikian rupa … sehingga
demikian … sehingga
bukannya …, melainkan

Contoh Kalimat Menggunakan Konjungsi Korelatif
1. Ia tidak hanya terlibat dalam kasus korupsi, tetapi juga terlibat dalam kasus suap.
2. Entah benar entah tidak, ia mengklaim dirinya sebagai keturunan bangsawan.
3. Jangankan membeli sepeda motor, mobil pun sanggup ia beli.
4. Ia telah menutupi bukti kejahatannya sedemikian rupa sehingga ia masih bebas berkeliaran.
5. Baik Andika maupun Karto, keduanya tidak ada yang mau mengaku.

Demikian pembahasan materi bahasa Indonesia tentang kata penghubung koordinatif, subordinatif, dan korelatif.
Read more ...

Jumat, 29 Agustus 2014

Negatifnya Mie

jiahahaha....... tau kagak mie??? iya mie instan gue doyan tuh mie sedap cup goyang goyang gurih rasanya hebat kriuk kriuk mie sedap ayam spesial :v lol...... tapi tau kagak kebanyakan makan mie kagak baik... nih gue kasih beberapa negatifnya mie :v langsung saja cekidot.....

1. Penyerapan gizi 
Mi instan menghambat kemampuan anak di bawah 5 tahun untuk benar menyerap nutrisi. Setelah mengonsumsi mi instan, banyak anak di bawah usia 5 tahun mengalami kesulitan menyerap nutrisi dari makanan sehat yang mereka konsumsi. 

2. Kanker 
Styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu bahan paling populer yang digunakan dalam bisnis pangan, termasuk untuk kemasan mi instan. WHO bahkan menyebut bahan ini sebagai pemicu kanker. 

3. Keguguran 
Wanita yang sering makan mi instan selama kehamilan berisiko mengalami keguguran. Hal ini dikarenakan mi instan mempengaruhi perkembangan janin.
 
4. Metabolisme 
Konsumsi mi instan dalam jangka panjang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mi. 

5. Propylene glycol 
Mi instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mi dari pengeringan dengan mempertahankan kelembapan. Tubuh dapat menyerap zat ini dengan mudah dan itu dapat terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini akan menyebabkan kerusakan dan kelainan pada organ tubuh, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh. 

6. Pencernaan 
Mi instan dapat mengganggu sistem pencernaan. Konsumsi mi instan juga mengakibatkan kembung, sembelit atau gerakan usus yang tidak teratur. 

7. Obesitas 
Mi instan adalah penyebab utama obesitas. Hindari terlalu sering makan mi instan karena mengandung banyak lemak dan natrium yang menyebabkan retensi air dalam tubuh. 

8. MSG 
Monosodium glutamat (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mi. Sekitar 1-2% dari populasi manusia di dunia alergi terhadap MSG. Ketika seseorang alergi terhadap MSG, ia akan menderita rasa terbakar di dada dan kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.
 
9. Natrium 
Mi instan juga mengandung banyak sodium. Terlalu banyak mengonsumsi natrium dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindari konsumsi mi secara berlebihan. 

10. Junk food 
Mi instan dianggap sebagai junk food karena mengandung banyak karbohidrat, tetapi tidak ada vitamin, mineral atau serat. Makanan ini juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Inilah bahaya dari terlalu banyak makan mi instan. Batasi pula konsumsi mi instan pada anak karena akan mempengaruhi pertumbuhan mereka.


jadi jangan sering makan ie yah.... gue aja bisa berenti masa lu kagak :v
Read more ...

Selasa, 26 Agustus 2014

Evolving The Banner

yah dulu di banner tulisannya Rizky Sunarya A.A This Is My Blog. skarang di sunting dengan Menambahkan " Dan Hal Bodoh Lainnya. " serta juga logo Soul Eater sebuah anime yang gue sukai, untuk pemberitahuan... gue akan mencoba sebaik mungkin untuk menjadi seorang blogger yang baik (^_^) gomen ne.... auf wiedershen * masih belajar jepang & jerman nih LoL *

Oh yah tau kagak ini ada gambar unyu banget..... walo di edit tapi inu yang satu ini sangat menawan uuuh..... pengen punya inu kayak gini... unyu kawai sukhoi (^o^) cetar membahana gila badai..... hahai.....
Read more ...

Yang Nulis Lagi Sibuk

ya elah...... tau kagak udah ada sekitar 20 post yang gue buat dan gue delete, tau gak gue malas pake cerita begituan... karna gue sibuk jadi ceritanya yang bermanfaat aje.... yah gue sibuk mesti blajar kagak lami lai bakal tes pindah ke mia.... semoga berhasil.... yeah.... ntaran gue bakal ngerjain tugas lagi jadi sorry kalo gue kagak pos.... *dalam hati mikir sorry kesiapa*
Read more ...

Jumat, 22 Agustus 2014

HandPhone Dan Komputer Ada Negatifnya loh??

ini gue udah meneliti di gugel dampak negatif dari HandPhone maupun Komputer, oke tanpa banyak chinchong.... ini dia Dampak negatifnya:

  • Radiasi ::
Sejumlah penelitian yang dilakuan menunjukkan radiasi telepon genggam berakibat buruk terhadap tubuh manusia. Misalnya meningkatkan risiko terkena tumor telinga dan kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak, merusak dan mengurangi jumlah sperma hingga 30 persen, mengakibatkan meningioma, neurinoma akustik, acoustic melanoma, dan kanker kelenjar ludah. Sayangnya, tak satu pun 6 vendor telepon seluler terbesar dunia merespon hasil-hasil penelitian tersebut. Boleh saja para ahli mengingatkan bahayanya gelombang elektromagnetik, namun hampir selalu ditanggapi produsen dengan statement, “Aman-aman saja.”
Meski belum ada kepastian terhadap hasil penelitian ini, pimpinan proyek penelitian Franz Adlkofer menyarankan tindakan pencegahan dengan menganjurkan penggunaan telepon genggam hanya dalam keadaan darurat saja. Artinya, kalau di sekitar Anda tersedia telepon biasa sebaiknya Anda menghindari memakai telepon seluler. Atau, menggunakan peralatan hands-free kapan saja memungkinkan.
Mata adalah organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor. Tampilan layar monitor yang terlalu terang dengan warna yang panas seperti warna merah, kuning, ungu, oranye akan lebih mempercepat kelelahan pada mata. Selain dari itu, pantulan cahaya (silau) pada layar monitor yang berasal dari sumber lain seperti jendela, lampu penerangan dan lain sebagainya, akan menambah beban mata. Pencahayaan ruangan kerja juga berpengaruh pada beban mata. (1,3)Pemakaian layar monitor yang tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan pada mata. Berdasarkan hasil penelitian, 77 % para pemakai layar monitor akan mengalami keluhan pada mata, mulai dari rasa pegal dan nyeri pada mata, mata merah, mata berair, sampai pada iritasi mata bahkan kemungkinan katarak mata.
Bila operator komputer menggunakan soft lens (lensa mata), kelelahan mata akan lebih cepat terasa, karena mata yang dalam keadaan memfokuskan ke layar monitor akan jarang berkedip sehingga bola mata cepat menjadi kering dan ini menyebabkan timbulnya gesekan antara lensa dan kelopak mata. Ruang berpendingin (AC) akan lebih memperparah gesekan tersebut, karena udara ruangan ber AC akan kering sehingga air mata akan ikut menguap. Menurut hasil penelitian yang penulis lakukan, untuk operator komputer yang bekerja 8 jam per hari terus menerus, ternyata radiasi yang keluar dari komputer (khususnya sinar-X) sangat rendah yaitu sekitar 0,01739 m Rem per tahun. Harga tersebut jauh lebih rendah dari pada radiasi yang berasal dari sinar kosmis dan dari radiasi bumi (terresterial radiation) yang berkisar 145 m Rem per tahun. Sedangkan laju dosis radiasi yang diizinkan untuk masyarakat umum adalah 500 m Rem per tahun
Akhir-akhir ini banyak dijual kaca filter untuk layar monitor yang dipromosikan sebagai filter radiasi yang keluar dari komputer.kaca filter yang dijual di pasaran lebih sesuai sebagai filter kesilauan (glare) dari cahaya layar komputer, bukan sebagai filter radiasi.

  • Gangguan Reproduksi ::
Seperti sebuah mitos, tetapi ada sedikit data yang menyebutkan bahwa handphone dapat memberikan efek pada kesuburan pria. Faktanya, sebuah penelitian yang dipublikasikan jurnal medis, Fertility & Serility, menguji penggunaan handphone oleh 361 pria pada sebuah klinik kesuburan. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin sering seorang pria menggunakan handphone-nya, semakin rendah jumlah, kualitas dan ketahanan sperma mereka.
Pada bulan Oktober, dilaporkan sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan menemukan bahwa tikus yang diberi emisi handphone 6 jam perhari selama 18 minggu memiliki kecenderungan yang lebih besar mengalami kematian sperma dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi perlakuan. Peneliti tersebut mengatakan dari hasil tersebut bisa diyakini membawa handphone dekat dengan alat reproduksi dapat memberi efek negatif pada kesuburan.

  • Tumor Mulut ::
Penggunaan ponsel dalam waktu lama dan rutin akan meningkatkan resiko tumor sekitar 50 persen dibanding mereka yang sama sekali tak menggunakan ponsel.
Studi baru yang dilakukan ilmuwan Israel yang hasil penelitiannya dimuat di American Journal of Epidemiology menyatakan bahwa setidaknya 402 orang mengalami tumor mulut dalam kondisi sedang, sementara 56 lainnya masuk kategori kanker ganas. Penelitian ini melibatkan 1.266 pengguna ponsel. Mereka yang menggunakan ponsel lebih dari normal, atau menggunakan dalam waktu lama dan kontinyu beresiko mengembangkan tumor pada parotid gland (kelenjar liur), yang terletak di mulut dengan posisi dekat telinga. Pengguna ponsel di area pedesaan atau kawasan pinggiran, di mana ponsel bekerja lebih keras untuk melakukan kontak dengan BTS (Base Transceiver Station) terdekat, beresiko lebih besar terkena tumor.
Studi menyebutkan bidang elektromagnetik yang dipancarkan ponsel secara kontinyu akan membuat sel tubuh bereaksi berlebihan. Namun tingkat radiasi ponsel yang digunakan selama ini masih dinilai terlalu kecil efeknya pada kesehatan bahkan untuk mengacaukan atau merusak struktur DNA. Para ilmuwan masih terus melanjutkan misteri efek ponsel pada kesehatan ini.
Namun dampak negatif yang ditimbulkan teknologi handphone terhadap kesehatan dapat kita hindarkan dengan menggunakan handsfree agar radiasi yang di pancarkan oleh handphone tidak langsung memancar ke otak.
Selain Handphone, komputer yang sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat saat ini pun mempunyai dampak negatif seperti kerap kali mengalami gangguan seperti badan terasa pegal, kurang fresh, gangguan penglihatan dan pergerakan otot yang kaku menyebabkan efek negatif bagi kesehatan tubuh kita. Ini adalah dampak negatif akibat terlalu lama di depan komputer. Apalagi bagi para praktisi bisnis yang dalam kesehariannya dituntut untuk senantiasa berhadapan dengan teknologi, khusunya mereka yang berkecimpung dalam bisnis online.

  • Terganggunya Syaraf ::
Printer yang menggunakan sistim buble jet kebisingannya relatif lebihrendah bila dibandingkan dengan printer sistim dot matrix. Saat ini printer yang paling rendah kebisingannya adalah sistim laser printer. Kebisingan yang tinggi dapat mempengaruhi syaraf manusia dan hal ini dapat berakibat pada kelelahan maupun rasa nyeri. Adapun batas kebisingan yang diizinkan untuk bekerja selama kurang dari 8 jam per hari adalah 80 dB. Sedangkan ruang kerja yang ideal adalah dengan kebisingan sekitar 40 – 50 dB. Apabila di dalam ruang kerja terdapat mesin pendingin (AC), maka kebisingan akan bertambah selain dari suara printer.

oke itu dulu yang gue tau.... jangan salah kalau gue serius gue bakal lakuin! oke see you next time, Auf Wiedersehen... (^o^)/
Read more ...
Designed By Rizky Sunarya A.A